BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Selasa, 01 Desember 2009

bab 1: keseharianku

Kring.. kring..
"ash! bangun. udah jam segini nih." mama mambangunkanku.
"masih ngantuk ,ma. 5 menit lagi deh." aku masih ngantuk.
"ash, sayang. sekarang udah jam segini. nanti telat loh. mama siapin makanan ya." mamaku mempersiapkan makanan untuk ku.
"iya mami. hoam." demi mama aku memaksa badanku yang sudah lama terbujur kaku di tempat tidur nan empuk ini. lalu aku bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.
"jangan lupa bawa kunci motor kamu, sayang. nanti kamu males lagi ngambilnya ke atas. pak yayat lagi pergi nganterin papa jadi gak sempet nganterin kamu." kata mama meneriaki ke kamarku.
"oke mam." kataku sambil mencari kunci motor kebanggaanku yang bernomor B1993, sesuai dengan tahun lahirku.
"ma, aku pergi dulu ya. bye." aku mencium kening mamaku lalu langsung mengambil roti dan susu yang udah mama siapkan untukku.
"hati-hati sayang nanti keselek loh. hati-hati bawa motornya."
"oke mam."
oh iya aku lupa memperkenalkan diri, namaku Prince Rashya Mario. yang sedang berbicara denganku tadi itu mamaku. dia sangat perhatian denganku. aku bersyukur punya mama seperti mamaku. thanks god for giving me a good mom. she's so good. i love her. aku adalah anak tunggal. jadi wajar aja aku di manja. segala yang aku mau selalu di kasih. tapi papa mamaku berpesan bahwa aku gak boleh egois. setiap hari aku selalu lupa membawa kunci motorku. makanya mamaku selalu mengingatkanku. mamaku seorang arsitek kalangan internasional. papaku seorang pengusaha. dia mempunyai lebih dari 99 cabang di luar negri. tekatku sih ingin jadi arsitek dan pengusaha. bisa gak ya? hehehehe....
"eh guys, liat deh. itukan Mario. Si anak pengusaha itu."
"eh bukannya itu si anak pengusaha ya?"
"ya ampun ganteng banget! andai dia pacar gue."
"gue jadi ngiri sama dia, sob."
"tapi dia keren.gue suka gayanya."
suara-suara bisikan atau bisa di bilang bukan bisikan ini adalah murid-murid SMK SARASWATI, sekolah yang aku tekuni sekarang ini. suara-suara itu sudah aku hapalkan karena mereka kesannya antara iri, benci, tapi kagum. aku sudah biasa dengan keadaan seperti ini.
"woy sob, dateng juga lo. gue kira lo bolos lagi gara-gara kemaren abis di pukulin geng sok kuat itu." ini adalah temanku dari kecil, namanya Johan.
"tapi gue salut sama lo, ash. lo malah ngetawain mereka. nekat banget! untung aja lo juara karate sama bela diri tingkat internasional. kalo gak badan lo remuk tuh." kalo yang ini temanku dari SD namanya Samuel.
"yoi dong, sob. beruntung lo jadi temen gue. hahahaha." kataku dengan pede sambil membuka helm dan mematikan motorku.
"hai Mario. boleh kenalan?" seorang cewek menghampiriku.
"boleh."
"namaku Sashya. sama dengan nama kamu. rasya, sashya. pasti kamu jodoh aku."
'idih pede banget ya ini cewek. mana menor lagi dandanannya.'
"sayangnya lo kurang beruntung honey."
"kenapa?"
"maaf ya, tapi gue gak tertarik sama lo."
"hiks.. hiks.. hiks.. jahat!" cewek itu berlari sambil merusak dandanannya.
"maaf ya. bukannya gue nyakitin hati lo."
lalu cewek itu berhenti dan menatapku seperti pembunuh.
"kita teman aja ya." aku membujuknya dari jauh.
"oke kita teman." dia langsung pergi
kedua temanku hanya tertawa dan meledekku.
"tiap hari begini terus. kapan gue damainya sih?! coba deh lo liat yang sebelah sana. itu cowok liatin gue mulu. pasti nanti gue dilabrak lagi deh. huah." aku memberantakin rambutku. malahan semua cewek jadi makin terpana melihatku. aduh, bisa kacau nih gue.
"oh iya,ash. lo udah bawa stik dram gue blum?"kata johan kepadaku sembari masuk ke kelas. samuel udah pergi dari tadi karena ada urusan dengan kelas ansamblenya.
"yang mana?"
"itu yang waktu pensi lo minjem. kan cewek-cewek pada maksain lo main dram kan. masa lupa sih?"
"oh yang itu. udah gue bawa nih."
"oke oke."


**************************************************************************************************************************


"mario. boleh minta nomor telepon gak?"
"mario. sms aku ya nomornya udah aku kasih ke johan."
"boleh minta nomor hape gak?"
"apaan sih orang gue duluan yang minta."
"sanaan dong! gue juga mau."
ini dia! jeritan cewek-cewek setiap pulang sekolah. kalo udah kayak gini susah nih aku keluarnya.
"TIARAP SEMUA!" tiba-tiba ada cowok pake baju item-item bawa pistol.
"kyaaa! tolong!" semua anak cewek teriak ketakutan
"semuanya tiarap!" cowok itu melirik ke arahku dan membuka topengnya sekilas. ternyata ulahnya johan&samuel. aku langsung mengangguk sambil tersenyum lalu berlari keluar. aku buru-buru ambil tas terus lari ke parkiran dan memakai helmku. hapeku berbunyi, johan&samuel menelfonku.
"eh tunggu di tempat biasa." mereka berdua masih mengurusi anak cewek.
"oke. thanks banget ya sob! kalian emang sahabat gue. kalo gak ada lo berdua pasti baju gue robek." aku menghela nafas panjang.
gaklama setelah menelfonku, ada kumpulan motor yang menghadangku.. ternyata mereka semua adalah pacar dari masing-masing semua cewek tadi. astaga! masalah ini ribet banget sih! aku langsung balik arah dan ngebut. mereka mengejarku. aku mengambil hapeku dan menelfonku temanku lagi.
"eh bantuin gue lagi dong, kawan.gue di kejar-kejar sama pacar-pacarnya si cewek tadi nih. tolong dong."
"ya ampun kasian amat hidup lo, ash! oke gue secepat kilat ke sana." lalu Johan dan Samuel bergegas cepat.
"woi jangan kabur lo! ada seorang cowok yang berteriak memakai toa.
Nyiung... Nyiung... Nyiung...! DI SINI POLISI!
pasti itu si johan dan samuel deh. mereka nekat bgt ampe minjem motor polisi. salut gue sama teman gue ini. makasih jo, sam!
DI SINI POLISI! DI SINI POLISI! MOHON BERHENTI!
lalu para polisi palsu itu menghadang geng motor tsb dan menyita SIM dan STNKnya.


***************************************************************************************************************************


"hahahaha.. thanks banget sob! lo berdua emang temen gue yang paling nekat. ayo kita rayakan! kali ini gue yang traktir deh." aku memeluk mereka dengan erat dan penuh trima kasih.
"yeeeyy! makan!" johan dan samuel melompat-lompat

Makan-Makan 16.45
"eh btw, lo kok bisa dapet motor polisi? dapet dari mana lo?" kataku sambil menyeruput orange blackcurrant juice.
"haha.. kan temen gue yang di blog gue itu bokapnya polisi. gue buru-buru aja pinjem. kebetulan dia gak enakan gitu kalo gak ngasih. terpaksa deh. hahaaha.. ya gak sam?" kata johan menjelaskan padaku.
"yoi. tadi juga sempet ada polisi. tapi ya lo taulah gue orangnya kayak gimana. hampir semua orang akrab sama gue. jadi ya kita di bolehin deh." kata samuel sambil makan nasi timbel kesukaannya.
"gue cuman bisa bilang makasi buat kalian guys." kataku sambil makasih lagi.
"ya namanya juga kawan. harus saling tolong-menolong." kata johan.
"kalo gak ada kalian, pasti gue udah memar-memar nih di badan and muka gue." kataku sambil memegang kepala, badan, dan punggung berkali-kali
"ta[i tadi kita lebay banget ya. ampe ada polisi segala. kayak film action gak lulus sensor tuh. hahaahaha." kata samuel.
"hahahaha. udah kita anggep aja jadi pengalaman yang keren. sekarang makan." kataku.
"oke sob!"

0 komentar: